Kamis, 07 Januari 2010

Greenwashing, Another Dirrrty Job


*Artikel ini gw kopas dari blog lama gw, yang tret nya sendiri uda sangat tenggelam ketumpuk post2 yang baru..


Greenwashing..

Pernah denger?

No?

Yeeaa me too..


kiddiiing..

Karena sebelomnya gw pengen ikutan kampanye GoGreen,

jadi kali ini gw pengen sharing soal Greenwashing.

Terkait dengan isu global warming, target pertama, tersangka utama, the first to blame adalah industri yang menyumbangkan demand energi paling banyak, emisi gas, dan limbah yang banyak merugikan bagi lingkungan. Secara, diliat dari demand energi aja, kebanyakan energi diperoleh dengan membakar batu bara. Mau itu power plant macem apa juga, energinya dari coal-coal juga. Kecuali pembangkit listrik tenaga ombak yang diterapin di beberapa bagian daerah di Irlandia,Skotlandia, and some more places.. Dan, seperti yang kita ketahui, coal itu penyumbang emisi CO2 paling gede di dunia. That is why kalo kita ngehemat pemakaian listrik, maka kita juga ngebantu Bumi kita dari emisi CO2 yang meracuninya.

Itu baru soal energi yaa.. Belom lagi soal limbah yang udah bikin banyak pekara.


So? Bagaimana hubungannya dengan greenwashing?

hmm.. hubungan mereka baik-baik saja.

[PLAKKK!! Sendal siapa nehhh X(..???]


Dari prakata diatas, muncullah istilah Greenwashing. Which is Excuse dari industri-industri besar penyumbang emisi dan limbah yang besar juga, biar tetep eksis di bisnis dunia, yang mengatasnamakan persahabatan dengan alam dan sangat dipertanyakan truistic-value nya.

Kaya contohnya Newmont dan Freeport yang berkoar-koar mengenai dukungan terhadap pelestarian lingkungan melalui PR-PR handalnya, setelah beberapa saat yang lalu kita sempet lihat kasus pencemaran lingkungan akibat limbah yang sempet bikin heboh, dan apapun yang telah mereka lakukan terhadap bumi kita.


Atau ada yang lebih ekstrim lagi.. Kaya yang gw baca di beberapa artikel, Nuclear Power Plant di amrik juga mengaku diolah dengan proses yang ramah lingkungan. (Hmpfff really?). Then they claimed bahwa nuklir tidak menimbulkan limbah yang mencemari bumi.


Ya iya lahhh.. pesut down syndrome juga tau kalo limbah nuklir itu berbentuk limbah radioaktif. Pencemaran lingkungan kan bukan sekedar selokan yang tersumbat ato sampah pabrik yang ngapung di sungai dan bikin airnya berubah warna.

Sekarang, liat deh iklan yang gw temuin ini



(hasil terbaik dapat dilihat dibawah mikroskop ultra)

Ironis gak sehh...


Jadi.. Greenwashing ini dimaksudkan untuk cuci tangan yang seolah-olah ingin membuktikan bahwa

they are not only ecologically conscious, but also environmentally correct
.


Jadeeehh..

bagus juga kan kalo kita ga cuma jadi konsumen pasif, dan tetep peduli dengan Bumi kita tercinta


sapa tau tiba-tiba ada yang nyasar ke sini dan berinisiatif buat bikin proposal trus diajukan sama yang berwenang buat bikin masyarakat dan pihak terkait lebih aware terhadap isu lingkungan..

So,
Still care or even dare to call yourself as an Eco-Defender ?